
BANDUNG – SMAN 9 Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan meresmikan Bank Sampah Sajojo (Salapan Hejo-hejo). Peluncuran yang berlangsung pada Selasa (28/04) ini terasa istimewa karena menggandeng Wahu Waste Hubs, sebuah platform digital inovatif yang berfokus pada manajemen pengelolaan limbah secara modern.
Nama Sajojo, yang merupakan akronim dari Salapan Hejo-hejo, mencerminkan semangat warga SMAN 9 untuk menjaga lingkungan sekolah tetap asri, hijau, dan berkelanjutan secara konsisten.
Digitalisasi Pengelolaan Sampah dengan Wahu
Berbeda dengan sistem konvensional, kolaborasi dengan Wahu Waste Hubs memungkinkan sistem pencatatan sampah di SMAN 9 dilakukan secara digital. Kerjasama ini bertujuan untuk:
-
Transparansi Data: Siswa dan guru dapat memantau berat dan jenis sampah yang disetorkan melalui sistem Wahu.
-
Insentif Bernilai: Sampah yang terpilah akan dikonversi menjadi poin atau nilai ekonomi yang dikelola secara profesional melalui platform Wahu.
-
Edukasi Sirkular: Mengajarkan siswa bahwa sampah yang dikelola dengan benar akan masuk kembali ke dalam ekonomi sirkular, bukan berakhir di TPA.
Bagian dari Gerakan “Tambulapot”

Peluncuran Bank Sampah Sajojo ini dilaksanakan berbarengan dengan program Tambulapot (Tanaman Buah dalam Pot). Integrasi kedua program ini menciptakan siklus yang sempurna: sampah organik dapat diolah menjadi kompos untuk mendukung pertumbuhan tanaman buah di sekolah, sementara sampah anorganik (plastik, kertas, logam) dikelola melalui Bank Sampah Sajojo bersama Wahu.
“Kerjasama dengan Wahu Waste Hubs adalah langkah besar bagi kami. Bukan sekadar membuang sampah, tapi kami sedang membangun ekosistem digital berbasis lingkungan di sekolah,” ungkap pihak manajemen sekolah di sela-sela peresmian di Taman Belakang Sembilan.
Mendukung Program Disdik Jabar
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari Nota Dinas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor 23015/RT.03.05/SEKRE mengenai penguatan penataan lingkungan dan kebersihan di satuan pendidikan. SMAN 9 membuktikan bahwa sekolah bisa menjadi pelopor dalam inovasi pengelolaan sampah perkotaan yang cerdas (smart waste management).
Ringkasan Informasi:
-
Nama Bank Sampah: Sajojo (Salapan Hejo-hejo)
-
Mitra Strategis: Wahu Waste Hubs
-
Lokasi Operasional: Taman Belakang Sembilan (SMAN 9 Bandung)
-
Target: Reduksi sampah plastik hingga 70% di lingkungan sekolah dalam satu tahun ke depan.
Dengan semangat Salapan Hejo-hejo, mari kita jadikan setiap sudut sekolah sebagai warisan hijau untuk masa depan!
Redaksi: Mega.Ra
Foto: Rhizal Aldiyan/ Dessi Rohaetti




