Bandung — Dalam rangka membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan, SMAN 9 Bandung melaksanakan kegiatan rutin bertajuk “Saresehan Jum’at: Salapan Religi, Sembilan Toleran.” Kegiatan ini merupakan bagian dari program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang digagas oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat dan diimplementasikan secara konsisten di SMAN 9 Bandung.

Kegiatan Saresehan Jum’at ini menjadi wadah pembinaan karakter religius dan toleransi antarpeserta didik. Melalui kegiatan keagamaan yang disesuaikan dengan keyakinan masing-masing, siswa diajak untuk memperdalam nilai spiritual, mengasah empati sosial, serta memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.

Guru dan tenaga kependidikan turut mendampingi pelaksanaan kegiatan ini dengan penuh semangat. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para siswa membaca kitab suci, berdiskusi nilai-nilai moral, serta saling berbagi pengalaman dalam menjalani kehidupan beragama yang damai dan harmonis.

Kepala SMAN 9 Bandung, Hamdan Kurnia, M.Hum  menyampaikan bahwa Saresehan Jum’at merupakan langkah nyata sekolah dalam menanamkan nilai religi, toleransi, dan tanggung jawab sosial kepada siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan bahwa keberagaman adalah kekuatan. Nilai religius dan toleransi harus tumbuh berdampingan agar tercipta lingkungan sekolah yang damai dan harmonis,” ujarnya.

Dengan semangat “Salapan Religi, Sembilan Toleran,” SMAN 9 Bandung terus berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial — menjadi teladan bagi lingkungan dan masyarakat.